Uncategorized

Seminggu di Bengaluru! Part 2

13 Juni 2019

Konferensi masih dimulai esok hari, begitu juga dengan jadwal presentasi saya. Selama presentasi belum dilakukan, perasaan masih belum tenang, dan belum bisa menikmati kota Bengaluru. Hari pertama dimulai dengan sarapan! Sarapan yang disediakan hotel benar-benar seluruhnya makanan India kecuali cereal dengan susu. Saat melihat nama-namanya, saya tidak ada ide rasanya seperti apa karena belum pernah mendengarnya sama sekali. Makanan India yang saya tahu hanya manisan Ladoo dan nasi Biryani XD. Sayang sekali saya lupa untuk mengambil foto makanan yang disediakan di sana, mungkin karena sudah terlalu lapar, haha. Oh iya, di India di setiap tempat makan selalu menyediakan opsi untuk vegetarian, bahkan ada kode khusus sendiri di setiap produk yang dijual untuk menandakan mana yang aman untuk vegetarian mana yang bukan. Saya jadi bisa lebih berhati-hati kalau makan di sana. Oh iya, saya tidak banyak makan di hari-hari awal, karena selain masih nervous, behel saya juga baru dikencangkan jadi sedikit malas mengunyah XD. Saya hanya makan vege sandwich, paneer, dan nasi bumbu yang saya lupa namanya dengan porsi sedikit. Saya juga makan sereal. Eh dipikir-pikir banyak juga wkwkw.

Indian food code

Kode yang ada di kemasan makanan di India. Sumber: classes.hawken.edu

Kami hanya menginap satu malam di hotel ini. Hotel yang disediakan panitia konferensi. Sebenarnya dari panitia disediakan hingga konferensi berakhir, tapi karena hanya untuk single occupancy saya lebih memilih pindah di hotel yang disediakan kantor agar bisa bersama-sama. Saya takut kalau harus menginap sendiri di sana walapun jaraknya sangat dekat dengan tempat konferensi. Hanya perlu jalan kaki selama 5 menit. Nama hotelnya: Parijatha Gateway.

Siangnya, kami pindah ke hotel yang disediakan kantor, Fairfield by Marriot Bengaluru Rajajinagar. Secara statistik *naon*, hotel yang disediakan kantor lebih baik dari hotel sebelumnya. Kalau hotel sebelumnya adalah hotel bintang 3, hotel yang berikutnya memiliki bintang 4. Akhirnya saya bisa melihat suasana jalan di kota Bengaluru di siang hari. Sama seperti malam sebelumnya, klakson terdengar di mana-mana. Supir mengemudikan kendaraan dengan cepat alias ngebut. Tidak ada yang mau mengalah di jalan. Banyak orang-orang yang sedang berjalan. Saya pun akhirnya melihat secara langsung wanita yang mengenakan saree. Tidak semua wanita menggunakan saree , wanita yang lebih muda biasanya menggunakan pakaian biasa, namun ada juga yang menggunakan baju seperti tunik dan menggunakan dupatta (semacam syal yang bisa dipakai sebagai selendang). Kurang lebih seperti ini:

Image result for dupatta

Saat sampai di hotel Fairfield, ternyata hotelnya sudah penuh dan kami dipindahkan ke hotel lainnya yang masih satu perusahaan dengan Fairfield. Saat mendengarkan kabar itu, saya hanya mengangguk saja dan pasrah, haha. Hanya bisa berdoa semoga hotel berikutnya tidak terlalu jauh dari tempat konferensi. Kami pun diantar ke hotel tujuan tanpa dikenakan biaya. Kami dipindahkan ke hotel Renaissance Bengaluru Race Course Hotel. Dan ternyata hotelnya bintang 5! Alhamdulillah dipindahkan ke tempat lebih baik dan saat dicek, jarak ke tempat konferensi hanya berjarak 4 km. Kamarnya sangat bagus dan dari jendela kami bisa melihat pacuan kuda, tempat orang berlatih kuda. Hoo pantas nama daerahnya Race Course.

IMG_8644

Ibu memakai saree di depan klinik gigi

IMG_8668

Auto (Bajaj) yang memiliki argo.

IMG_7716

Pemandangan dari kamar hotel

Setelah istirahat beberapa lama, akhirnya malam pun tiba dan kami perlu mencari makanan. Mba Wid memberi saran untuk ke mall terdekat: Mantri Square. Kira-kira 15 menit menggunakan Uber untuk sampa ke Mantri Square dari hotel. Kami ke supermarket dahulu mencari obat maag untuk Fitri dan membeli barang lain untuk di hotel. Hal yang menarik adalah di supermarket tidak disediakan plastik sama sekali (tidak seperti di Indonesia yang bisa membeli plastik seharga 200) tapi ada tas belanja yang dijual. Karena barang belanjaan kami yang sedikit, kami memutuskan untuk memegangnya saja.

Setelah berkeliling mall, kami tidak menemukan tempat makan yang menarik selain McDonald. Sudah jauh-jauh tapi makannya McD XD. Makanan yang dijual sangat berbeda dengan di Indonesia. Tidak ada nasi putih. Semua menunya seingat saya ada karinya kecuali minuman dan dessert tentunya. Kami memesan cheesy rice bowl dan naan. Ya sebagai pecinta nasi apalagi yang mau dipesan wkwk. Rasanya pedas dan sangat berbumbu. Saya tidak bisa makan sampai habis karena porsi yang banyak dan saya tidak kuat menahan pedas. Naan-nya enak, dan pedas juga. Semua makanannya pedas. Spoiler: saat hari ketiga bibir saya kering dan sariawan XD dan langsung kangen makanan Indonesia.

RiceBowlMcD

Menu nasi di McD India. Tidak terbayang rasa yang spicy, cheesy saja sudah pedas sekali buat saya XD

Setelah makan, kami memutuskan untuk pulang. Karena penasaran dan jarak dari mall ke hotel tidak jauh, kami memesan Uber Auto untuk transportasi pulang. Uber Auto itu Uber yang menggunakan Auto (semacam bajaj di Indonesia). Bajaj di Bengaluru lebih luas sehingga bisa untuk bertiga di belakang supir. Di bagian kiri, tidak ada pintunya. Kebetulan sekali saya ada di bagian kiri. Saya saat itu lupa membawa jaket. Supir auto berjalan sangat cepat bahkan super ngebut. Saya sudah ngeri ngeri sendiri takut jatuh karena tidak ada pintu di samping saya, cuma bisa pegangan ke besi di depan. Anginnya pun super kencang. Saat melewati jalan yang ada polisi tidur yang sangat tinggi, badan terasa terbang. Serasa menaiki wahana. Kami kapok untuk menggunakan Auto untuk transportasi berikutnya wkwkwk, walau harganya sangat murah, cuma 6ribu rupiah untuk 2,8 km perjalanan. Saat sampai di hotel, saya segera tidur karena besok adalah hari yang sangat menegangkan dan saya masih perlu bersiap-siap besok paginya.

IMG_8324

Supir Auto

 

IMG_4880

Pemandangan dari Auto. Cuma bisa foto seperti ini karena lagi berhenti XD

Hari kedua di Bengaluru belum sempat mengeksplor banyak tempat, semoga di tulisan berikutnya bisa membahas banyak tempat di Bengaluru, wkwk. Terimakasih sudah membaca XD.

 

Categories: Uncategorized

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s