Uncategorized

Tamu Tak Diundang

Menjelang tahun 2019 berakhir, undangan pernikahan tetap berdatangan. Hampir setiap minggu ada pernikahan teman hingga akhir tahun. Nah, kedua teman saya pun begitu, mari kita sebut saja dengan inisial RNS dan WR. Minggu lalu, mereka mendatangi pernikahan salah satu teman kami, dan mendapatkan pengalaman yang cukup menghibur untuk diceritakan.

Jadi pada hari Sabtu kemarin, saya, RNS, dan WR memiliki janji dengan teman saya yang lain untuk berkunjung ke rumahnya. RNS dan WR memiliki agenda yang sama setelah pulang, yaitu ke kondangan teman satu jurusan. Jadwal sudah disusun dengan baik dari beberapa hari sebelumnya, siang ke rumah teman, dan malamnya ke kondangan.

Saat hari H, kami bermain di rumah teman kami hingga setelah Ashar. Saya pulang ke rumah, WR dan RNS pulang ke kosan bersiap untuk ke kondangan pada malam harinya. Perempuan kalau siap-siap untuk datang ke kondangan tentu saja memakan waktu yang tidak sebentar, tidak terkecuali untuk WR dan RNS, walau mereka biasanya terlihat cuek di hari-hari biasa. Mereka pun berangkat ke kondangan bersama-sama.

Sesampainya ke venue kondangan, sebut saja Menara Independen, mereka langsung naik lift ke lantai yang disebutkan di dalam undangan. Sesampai di sana, mereka tidak menemukan nama teman mereka yang menikah. Memang ada acara pernikahan, tetapi bukan pernikahan yang mereka mau datangi. Mereka mengecek lagi tanggal dan ternyata mereka salah hari, seharusnya mereka datang keesokan malamnya.

WR dan RNS tidak langsung pulang. Mereka berpikir kalau sayang juga sudah berdandan dan bersiap lama tapi pulang dengan sia-sia. Mereka pun memutuskan untuk datang ke kondangan yang ada XD. Untuk masuk ke sana tidak perlu menunjukkan undangan, namun mereka masih sopan, mereka menulis buku tamu. RNS bahkan menulis nama dan alamat yang cukup detail: alamat kosan beneran XD. Mungkin kalau ketahuan, bisa ditagih ke alamat tersebut, wkwk.

Mereka pun menikmati hidangan yang tersedia. Saat makan, WR melihat ada sosok yang dikenal, dan secara refleks bersembunyi. Ternyata adik dari teman sekolah WR. WR takut ketahuan dan malu jika ditanya apa hubungannya dengan pengantin, sampai-sampai untuk meminta tolong untuk diambilkan minum oleh RNS agar tidak terlihat. Setelah minum, mereka pun langsung pulang. Souvenirnya pun tidak lupa untuk diambil XD.

PS: Cerita ini sudah mendapatkan persetujuan untuk diceritakan ulang. Mereka tetap datang ke kondangan teman saya keesokan malamnya. Jadi dua malam ke kondangan berturut-turut di tempat yang sama. Terimakasih sudah membaca XD

Categories: Uncategorized

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s