Uncategorized

Day ke- 37: Dejavu

Minggu ini termasuk minggu yang cukup membuat saya sedih. Dua teman kosan yang selama ini menjadi partner memasak dan juga berangkat ke kantor memutuskan untuk pergi dari kosan. Meninggalkan GangEKitchen3, menyisakan saya seorang.  Wajar saja sih, dibandingkan kosan ditinggalkan tapi tetap dibayar, lebih baik sekalian pindah saja. Periode WFH pun diperpanjang hingga 13 Mei, dan mungkin akan menjadi lebih lama dari itu mengingat PSBB Jakarta diperpanjang hingga 22 Mei. Selain itu, jika sudah selesai pun nantinya jika belum mendapat kosan masih memungkinan untuk pulang pergi rumah-kantor.

Walau mereka sebenarnya sudah hampir sebulan meninggalkan kosan dan saya sudah mulai terbiasa, namun tetap saja terasa sedih. Yang ditinggalkan biasanya lebih sedih dibanding yang meninggalkan. Saya jadi ingat masa lampau saat wisuda Maret 2015, saat banyak teman-teman dekat saya lulus. Saya datang saat syukwis memberikan persembahan alias demonstrasi app yang pernah saya ceritakan di pos-pos sebelumnya, namun saya tidak bisa datang saat wisuda. Saya tidak kuat. Selain sedih karena belum lulus, tapi lebih sedih untuk membayangkan bagaimana menjalani hari-hari mengerjakan tugas akhir tanpa mereka. Saya jadi teringat foto ucapan selamat wisuda sederhana yang saya buat. Berikut penampakannya:

Inception in March

Inception in March 

Logo kubus terbalik berwarna merah putih hitam itu adalah logo Inception, nama dari angkatan jurusan Teknik Informatika + Sistem dan Teknologi Informasi tahun 2010. Mungkin pembaca sudah bisa tebak maksud dari foto di atas. Foto wisudawati menggunakan toga di atas bulan Mars yang menandakan wisuda di bulan Maret, wkwk. Absurd juga dipikir-pikir, tetapi saya bangga saja membuatnya untuk setiap wisudawan dengan modal Powerpoint wkwk.

Saya pikir setelah mereka lulus, saya akan merasa sendirian dan menjalani hari-hari dengan berat *lebay* . Alhamdulillah, sedihnya tidak berlarut-larut hingga berhari-hari. Patah tumbuh hilang berganti. Saya diberikan teman-teman baik lainnya yang menemani hari-hari di kampus setelah itu. Saya pikir ini keadaannya mirip dengan sekarang, Insya Allah akan ada teman-teman baik lainnya yang akan menemani di masa-masa pandemi seperti ini, membentuk GangEKitchen3 v.2.0 *haha* Dan setelah pandemi ini berakhir, semoga GangEKitchen formasi awal akan berkumpul kembali.

Minggu ini juga terasa cukup berat karena sariawan dan keram perut. Sariawan yang diakibatkan kawat gigi yang bergeser terlalu banyak hingga menusuk pipi. Sebenarnya saya sudah menahannya dua minggu, tapi minggu ini terasa lebih sakit karena ternyata bagian yang tertusuk itu membengkak. Saya memutuskan untuk mengganti nasi dengan bubur untuk mengurangi kegiatan mengunyah. Hari ini juga saya mengalami keram perut sehingga saya tidak bisa bekerja setengah hari. Perut saya terlalu sakit sehingga saya pun tidak bisa membeli obatnya ke warung. Saya sudah pasrah karena pesan via ojek online pun tetap harus berjalan cukup jauh karena ojol dilarang masuk melewati portal. Alhamdulillah ada teman kantor yang sangat baik yang mau membelikan dan mengantarkannya ke kosan.

Bukankah lebih mudah jika pulang saja ke rumah?

Betul. Tapi saya punya alasan sendiri. Saya merasa lebih produktif di kosan (aamiin) dan saya juga merasa saya belajar hal banyak selama masa karantina di kosan ini. Saya mulai percaya diri dengan masakan saya *sebelumnya masaknya bareng-bareng terus jadi sebelumnya ragu kalau sendiri* dan selama ini baru sekali dua kali makan dari luar *sebuah pencapaian untuk saya yang dapur kosannya nya di lantai 4 ini*  Saya juga mencoba membuat cemilan sendiri, yang akhirnya lebih banyak dimakan sendiri karena teman kosan baru masih segan untuk mengambil banyak *atau karena tak enak?* wkwk.

Di sisi lain, saya juga mencoba mengontrol emosi saya sendiri. Saya berusaha untuk lebih tegar, mengurangi rasa cemas dan panik saya setelah melihat berita-berita di sosial media, dan juga menjaga agar pikiran tetap positif agar tidak stress dan imunitas bertambah. Walau caranya masih salah sih, saya menjadi lebih banyak menonton siaran ulang salah satu acara komedi di salah satu tv nasional, wkwk. Selanjutnya, lebih banyak membaca buku dan mengasah skill. Masih saja menjadi PR XD.

Categories: Uncategorized

2 replies »

  1. Gang E Squad!!

    Terharu di post di sini :’)

    Cemunguut Adzuul, jauh di mata dekat di hati *uhuuuy

    Semoga tetap bahagia, juul Bersama belum tentu bahagia, sendiri bukan berarti bencana. Karena bahagia bukan tentang sama siapa *eaaaa

    • Terharu juga mbaa sudah dibacaaa, terimakasih Mbaa

      Aamiin, mantap kali quotesnya, kalau gini mau mention Mba Ya tp gmn ya wkkw

Leave a Reply to Wid Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s