Uncategorized

Hackathon

Karena nonton drama Korea yang isinya mengenai perjuangan suatu start up mendapatkan funding dari investor melalui suatu event yang di dalamnya ada Hackathon, saya jadi ingat saya pernah mengikutinya beberapa kali. Kalau tokoh di sana mengikutinya karena ingin mendapatkan funding kalau saya sih karena makanannya, wkwk. Makanannya biasanya free flow walau harus bergadang. Cari pengalaman juga sih dan saya rindu kompetisi juga saat itu.

Hackathon Pertama

Pertama kali saya ikut hackathon itu pada bulan Juni tahun 2014, kalau tidak salah saya diajak oleh teman saya, Mba Ya yang diajak oleh Sisil. Acaranya namanya Code For Vote 2.0, saat itu sedang masa pemilihan presiden. Tantangannya yaitu membuat aplikasi menggunakan API Pemilu yang tersedia. Kami langsung membentuk tim. Satu tim sebenarnya maksimal ada 5 orang namun kami memiliki satu orang lagi yang menjadi designer untuk aplikasi kami.

Hackathon yang ini tidak seperti hackathon lain yang pembuatan aplikasinya dikerjakan selama 24 jam. Di kompetisi ini tim peserta yang idenya terpilih akan menyelesaikan aplikasinya di acara yang tidak sampai 12 jam. Saya lupa sih apa boleh dikerjakan sebelumnya dulu, yang saya ingat sih di sana cuma diberikan sekitar 6 jam untuk mengerjakan. Alhamdulillah ide tim kami terpilih dan kami diberikan akomodasi ke Jakarta di acara finalnya.

Kami membuat aplikasi games trivia dan informasi calon presiden dan wakil presiden yang bertujuan mengedukasi masyarakat. Kami namakan “Otak Suara” wkwk pelesetan dari kotak suara. Dari 61 peserta Alhamdulillah kami masuk ke babak 16 besar. Beruntung banget padahal baru pertama kali.

Di TKP. Bersama Mba Ya, Atika, Sisil dan Mba Wid.
Logo aplikasi Otak Suara

Hackathon Kedua

Beberapa bulan setelahnya, adik angkatan saya mengajak saya untuk mengikuti Hackathon yang diselenggarakan oleh PulseLab di Bandung Digital Valley. Kalau yang ini benar-benar dikerjakan selama 24 jam, jadi perlu bergadang. Ada dua topik yang bisa dipilih dengan dataset yang berbeda yaitu JasaMarga dan BPJS. Kami memilih dataset BPJS dan membuat aplikasi web yang mempermudah pengguna untuk mencari rumah sakit terdekat yang menerima BPJS dan juga fitur lainnya untuk memperkirakan harga.

Saat hackathon, jujur saya ngantuk sekali haha. Saya belum pernah bergadang selama 24 jam. Untungnya saya tidak bisa tidur sambil duduk. Panitianya kalau tidak salah saat itu juga menyediakan hiburan dan makanan agar kami tetap bersemangat.

Hackathon berakhir pada keesokan harinya dan ditutup dengan presentasi. Presentasi dilakukan oleh teman saya, Ikhsan. Saat pengumuman pemenang, sebenarnya saya tidak berharap banget karena yang ikut aplikasinya keren-keren. Pengumuman dimulai dari juara 3 terlebih dahulu. Hingga juara 2 disebut kami sudah pasrah karena tim kami tidak disebut juga. Alhamdulillah ternyata kami juara 1. Saya beruntung satu tim dengan Ted dan Ikhsan yang jago coding dan presentasi. Saya mah ikut-ikutan saja XD.

Suasana hackathon saat itu di BDV
Bersama teman satu tim: Ted dan Ikhsan.

Hackathon Ketiga

Dua bulan kemudian diadakan hackathon lagi. Kali ini lebih besar yang diadakan oleh Telkom yang tempatnya di Sabuga. Hackathon yang berlangsung selama 24 jam juga. Saya sekelompok dengan 3 orang lainnya, yaitu Fawwaz, Ikhsan, dan Azal. Kali ini kami membuat aplikasi mobile untuk mempermudah pasien untuk mengantri di rumah sakit, kami namakan Interstellor, saya lupa apa arti dibaliknya haha.

Hackathon kali ini ramai sekali. Walau sabuga luas, tetap saja terasa berdesak-desakkan terlihat dari meja yang cukup rapat satu sama lain. Selain disediakan banyak makanan (tujuan utama saat itu wkwk), ada juga booth games, booth pijat dan di akhir acara ada performance dari Vierra. Saya lupa ada artis apa lagi. Di hackathon kali ini sih tidak menang, namun kami masuk 50 besar kalau tidak salah jadi kami dapat voucher carrefour, Alhamdulillah.

Cuma ada foto blur ini wkwkwk

Setelah 3 hackathon tersebut, saya belum pernah mengikuti hackathon lagi. Kalau sekarang sih merasa belum bisa mengatur waktu. Padahal lagi ada yang seru. Next time deh, siapa tahu jadi start up beneran, aamiin

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s